Tag: universitas negeri

UGM Raih Penghargaan Terbanyak pada Anugerah Merdeka Belajar 2023

UGM Raih Penghargaan Terbanyak pada Anugerah Merdeka Belajar 2023

Universitas Gadjah Mada menjadi perguruan tinggi dengan raihan penghargaan terbanyak pada Anugerah Merdeka Belajar Tahun 2023. Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC., Ph.D., Senin (29/5/2023) di Gedung Seni Trimurti, Komplek Candi Prambanan.

UGM memperoleh penghargaan sebagai Perguruan Tinggi Penyelenggara Program Matching Fund Terbanyak, Perguruan Tinggi Penyelenggara Program Kreativitas Mahasiswa Terbaik, Perguruan Tinggi Penyelenggara Program MBKM Mandiri Terbaik, serta Perguruan Tinggi Pemeroleh Kontribusi Mitra Terbesar dalam MBKM.

“Ini adalah sebuah capaian yang membanggakan dan menjadi bentuk pengakuan atas komitmen UGM dalam mendukung implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka, baik dengan terlibat dalam pelaksanaan program-program flagship dari Kementerian maupun dengan menyelenggarakan program-program MBKM secara mandiri,” ucap Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D.

Partisipasi aktif UGM dalam Program Matching Fund dinilai dari jumlah proposal yang memperoleh pendanaan. Dalam subkategori ini, UGM menjadi yang terbaik dengan jumlah proposal yang didanai sebanyak 86 proposal. Pada subkategori Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), UGM juga menjadi yang terbaik karena memiliki proposal PKM terbanyak dengan jumlah 84 judul.

Untuk program MBKM Mandiri, UGM telah melaksanakan delapan bentuk kegiatan pembelajaran yang menjadi penjabaran dari kebijakan MBKM, dengan melibatkan 9.073 mahasiswa dan 742 mitra. UGM juga menjadi yang terbaik dalam perolehan kontribusi dari mitra.

“Kami selalu berupaya untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas di kampus, yang diimbangi dengan pengalaman belajar luar kampus yang bermakna. Dengan demikian para mahasiswa bisa memperoleh pengetahuan yang mendalam sekaligus keterampilan yang relevan sebagai bekal mereka untuk mengarungi dunia kerja selepas mereka menamatkan pendidikan di UGM,” terang Rektor Ova yang dikutip dalam smkn 5 tanggerang

Penyerahan Anugerah Merdeka Belajar dilaksanakan pada Malam Puncak Bulan Merdeka Belajar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2023. Pada kesempatan ini Wakil Rektor UGM Bidang Sumber Daya Manusia dan Keuangan, Prof. Supriyadi, M.Sc., Ph.D., CMA., CA., Ak., menerima penghargaan mewakili Rektor UGM.

Nama Prof Roosseno Diabadikan pada Gedung Baru SGLC UGM

Guna mengenang jasa pendiri dan dekan pertama Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) Prof Roosseno Soerjohadikoesoemo, maka nama Bapak Beton Indonesia ini diabadikan sebagai nama pada gedung baru, Smart and Green Learning Center (SGLC) FT UGM.

Selain Prof Roosseno, nama Herman Johannes yang pernah menjadi Rektor UGM juga diabadikan pada Gedung Engineering Research and Innovation Center (ERIC).

Peresmian gedung baru tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Rektor UGM, Prof Ova Emilia dan Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Diktiristek Kemendikbudristek) Nizam disaksikan seluruh civitas akademika serta perwakilan keluarga yang berlangsung

Lintasarta Kumpulkan Startup Yogyakarta dan Jateng

Lintasarta Kumpulkan Startup Yogyakarta dan Jateng

Lintasarta menggandeng Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk menggelar Program Innovative Academy Appcelerate.

Kegiatan joint program itu bertujuan untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi berbasis teknologi digital serta mempersiapkan mahasiswa, dosen, alumni untuk menjadi wirausahawan muda atau technopreneur.

Program yang berlangsung selama 6 bulan itu telah dimulai sebelumnya dengan kegiatan Energizing Starups, Industry Parallel Session, dan terakhir Startup Pitching yang dilaksanakan pada Minggu (5 November 2018) di Innovative Hub UGM.

Appcelerate Program Director Ryo Naldho menyebutkan bahwa para mahasiswa telah menunjukkan kematangannya dalam membangun startup yang memiliki nilai sosial dan juga nilai bisnis.

“Program Appcelerate ini juga kami lakukan di Bandung dan Surabaya, tapi saya menilai UGM yang mempunyai keseriusan yang cukup besar untuk menangani pengembangan usaha dan inkubasi sehingga startup yang ada pun terlihat sudah benar-benar dipersiapkan dengan matang,” ujarnya.

Innovative Academy Appcelerate (IA Appcelerate) merupakan sebuah program inkubasi dan akselerasi yang bertujuan untuk mengembangkan usaha startup bisnis digital binaan UGM dan kampus lain yang berada di D.I. Yogyakarta dan Jawa Tengah, serta memperbesar peluang startup untuk menjalankan usahanya secara mandiri dan berkesinambungan.

IA Appcelerate Tahun 2023

IA Appcelerate 2023 mengusung tema “Designing Solutions to Industrial Problems through Campus-Based Development” dengan fokus penyelesaian permasalahan industry di bidang Finance Bank, Finance non Bank, Supply Chain dan Smart City yang dilansir dari laman https://bcjambi.com/

Program itu pada tahap awal diikuti oleh 75 startup yang masing-masing beranggotakan mahasiswa serta alumni dari perguruan tinggi yang ada di D.I. Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Usai melewati tahapan pengumpulan proposal dan seleksi administrasi, terpilih 17 startup yang diberi kesempatan untuk mempresentasikan profil startup beserta rencana bisnis mereka di hadapan para mentor IA Appcelerate.

Usai presentasi, para mentor kemudian memberikan pertanyaan atau masukan kepada para pemilik startup, serta menentukan tim yang akan lolos ke tahap selanjutnya untuk mengikuti rangkaian kegiatan mentoring.

Penilaian ini, ujar Aldo panggilan akrab Ryo Naldho membuat Lintasarta memutuskan untuk meloloskan 10 startup untuk menerima bantuan dana pengembangan serta mengikuti program mentoring untuk mempersiapkan startup hingga siap diluncurkan ke pasar yang lebih luas.

“Dari 17 startup yang telah presentasi, kami memutuskan bahwa yang lolos adalah 10 startup , dan sesuai janji kami akan membantu untuk membuat startup ini bisa tumbuh, dan memberikan modal pengembangan usaha startup,” ucapnya.

Selain mendapatkan pendanaan, ke-10 tim berikut akan mengikuti program inkubasi dan akselerasi yang melibatkan para mentor dari Lintasarta, Industri Expert (RPX, Jenius, Asuransi Tugu Mandiri, Kominfo Samarinda) dan UGM.

Berikut 10 Startup yang mengikuti ajang Appcelerate Lintasarta 2018 di Yogyakarta:

1. Bantu Ternak, startup teknologi finansial di bidang peternakan dengan keuntungan syariah

2. Mechlab, bergerak sebagai penyedia manufaktur dan training custom mekatronika

3. Lunaz, cloud-based invoicing

4. Eksporia, menyediakan tenaga marketer dalam multi-sided platform

Advertisement by
5. Lancong, sebagai startup smart trip planner

6. Siab, pionir smart filtration dengan teknologi IoT

7. Maja Technology, smart Energy startup menggunakan teknolgi IoT

8. Calty Farm, bergerak dalam bidang IoT sapi peternak

9. IoTanam, hydrophonic-based Internet of things startup

10. Sehat Enak, startup yang berfokus pada platform kesehatan