Fakta Alexis Yang Membuatnya Ditutup Permanen

Hotel Alexis ditutup oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menjadi langkah mengejutkan pertama di awal kekuasaannya sebagai Gubernur baru di Jakarta.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara resmi mengambil langkah tegas menutup hotel Alexis, Jakarta Utara.

5 Fakta Alexis, Surga Dunia Bagi Kaum Adam

Anies dan Sandiaga Uno tidak memperpanjang izin usaha Hotel dan Griya Pijat Alexis seperti pada surat resmi Pemprov DKI Jakarta pada Jumat 21 Oktober 2017.

Hotel ini memang selalu dilekatkan sebagai pusat hiburan prostitusi kelas atas di ibukota. Hal ini sempat heboh sekitar tahun 2016 takala Gubernur DKI saat itu, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyebutkan bahwa Alexis sebagai tempat hiburan “surga dunia”.

Namun Ahok urung menutup tempat itu karena tidak ada bukti yang didapatkan tim nya terkait hal itu.

Saat ditanya soal bukti, Anies mengatakan bahwa Pemprov DKI telah memiliki dasar untuk tidak memperpanjang izin usaha Alexis. Salah satu alasan yang disebut Anies adalah banyaknya keluhan dari masyarakat.

Anies enggan merinci bukti-bukti Pemprov DKI Jakarta sebagai alasan tak mengeluarkan izin usaha tersebut.

“Kita tegas, kita tidak menginginkan Jakarta menjadi kota  yang membiarkan praktik-praktik prostitusi dan kita mendengar laporan, mendengar keluhan dari warga, dan juga pemberitaan.”

“Ada, ada laporan-laporan, dan lain-lain. Masa mau dirinci praktik gitu.” Ujar Anies. Dengan tidak diperpanjangnya izin Alexis, maka pemilik usaha tidak bisa lagi melakukan kegiatan usaha di sana.

Hal ini kata Anies dan Sandiaga Uno sebagai pemenuhan janji kampanye pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

Berikut ini fakta menarik fasilitas hotel Alexis:

1.Fasilitas Hiburan Premium

“Hotel Alexis menawarkan berbagai tempat hiburan seperti 4Play Clun & Bar Lounge, Xis Karaoke, dan BathHouse Gentlemen Spa.”

2.Lantai 1, Tarian Striptease dan Sex Show

Untuk masuk ke acara tersebut, siap-siap merogoh kantong dalam-dalam. Masuk kesini akan dikenakan tiket dengan tariff Rp 100.000.

Jika ingin open table di bar yang terletak di lntai 1 (4Play) minimal dikenai biaya Rp 2 juta.

3.Lantai 7,Surga Kaum Adam

Pada lantai ini, pengunjung bisa menikmati spa atau massage dari gadis-gadis cantik yang berasal dari dalam maupun luar negeri.

Gadis-gadis luar negeri yang ada di Alexis Hotel biasanya datang dari Uzbekistan, Thailand, Vietnam, China, Rusia, hingga Spanyol.

4.Erotic Massage Gadis Lokal

Fasilitas ini diterangkan bisa dinikmati ketika ditembus dengan uang mulai dari Rp 1,375 juta. Sedangkan untuk gadis luar negeri dibanderol mulai dari Rp 1,375 juta hingga Rp 2,5 juta.

Tersedia sekitar 74 kamar mewah di dalam Alexis Hotel. Tariff menginap per malamnya berkisar mulai dari Rp 1 juta.

5.Tak Mudah Masuk “Surga Dunia”

Ahok bahkan pernah blak=blakan soal hiburan “Surga Dunia” di Alexis. “Di hotel-hotel itu ada enggak prostitusi? Ada, prostitusi artis di mana? Di Hotel. Di Alexis lantai tujuhnya surga dunia loh (prostitusi). Di Alexis bukan surge di telapak kaki ibu loh, tapi lantai tujuh.” Ujar Ahok di Balai Kota.

Kendati mengetahui praktik itu, Ahok tak bisa menggusur tempat itu semena-mena. Alasannya adalah karena bukti yang menguatkan fakta bahwa praktik prostitusi benar-benar eksis di Alexis.

Penyelidikan pernah di lakukan Pemprov DKI namun hasilnya tak memuaskan. Pihak Pemprov DKI gagal masuk ke lantai 7 yang disebut sebagai pusat hiburan terpanas di hotel itu.

Inisiatif yang dilakukan Pemprov ini tetapi meninggalkan sedikit cerita. Sejak memasuki lahan parker ternyata pengunjung telah dijaga ketat.

Pengunjung yang datang akan dihampiri petugas dan menanyakan sejumlah pertanyaan kode. Dari sini mereka akan mengetahui jenis pengunjung.

Jika diketahui hanya sebagai tamu umum maka mereka akan diarahkan ke lantai satu, sedangkan jika tamu “istimewa” akan di arahkan ke sebuah elevator ke tempat impian mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *